Ketuk mengikuti irama sebuah lagu — dengan tetikus, jari, atau bilah spasi — dan alat ini akan mengukur tempo dalam ketukan per menit (BPM).
| Tanda | Rentang BPM |
|---|---|
| Largo | 40–60 |
| Larghetto | 60–66 |
| Adagio | 66–76 |
| Andante | 76–108 |
| Moderato | 108–120 |
| Allegro | 120–156 |
| Vivace | 156–176 |
| Presto | 176–200 |
| Genre | Rentang BPM |
|---|---|
| Hip-hop | 85–95 |
| Reggae | 60–90 |
| Pop | 100–130 |
| Rock | 100–140 |
| House | 120–130 |
| Techno | 120–140 |
| Dubstep | 135–145 |
| Drum & bass | 160–180 |
Penghitung ini merata-ratakan selang waktu antara ketukan terakhir Anda dan mengubahnya menjadi ketukan per menit (BPM = 60.000 ÷ rata-rata milidetik antar ketukan). Teruslah mengetuk setidaknya 5–10 ketukan untuk pembacaan yang stabil; berhenti sejenak beberapa detik untuk memulai pengukuran baru.
Mengetahui BPM sebuah lagu membantu Anda menyetel metronom, menyelaraskan trek saat nge-DJ, memprogram pola drum, atau memilih trek pengiring untuk latihan. Tabel di atas menampilkan tanda tempo klasik dan rentang tempo umum dari berbagai genre populer.
BPM adalah singkatan dari beats per minute (ketukan per menit) — jumlah ketukan dalam enam puluh detik. Pada 120 BPM ada tepat dua ketukan setiap detik.
Akurasi meningkat seiring bertambahnya jumlah ketukan karena alat ini merata-ratakan selang ketukan Anda yang terkini. Setelah sekitar sepuluh ketukan yang stabil, pembacaannya biasanya berada dalam selisih satu BPM dari tempo sebenarnya.
Kebanyakan lagu pop berada di antara 100 dan 130 BPM. Hip-hop cenderung lebih lambat (85–95 BPM), musik house sekitar 120–130 BPM, dan drum & bass jauh lebih cepat pada 160–180 BPM.